Lembaga Swadaya Masyarakat

                 LINGKARAN NURANI

14 January 2010 at 2:45 pm

Kalla Bantah Pernyataan Sri Mulyani

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah pernyataan Menteri Keuangan yang juga mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani mengenai tanggal laporan yang diterimanya terkait keputusan bail out Bank Century. Dalam kesaksiannya di hadapan Pansus Angket Bank Century kemarin, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa ia telah melaporkan kepada Kalla pada 22 November 2008 atau sehari setelah bail out diputuskan. Saat itu, Kalla menjadi ad interim Presiden yang tengah melawat ke luar negeri.

Sejauh dari apa yang dijelaskan Menkeu, menurut beliau tanggal 22 November dilaporkan kepada saya, tapi itu tidak benar.

Menurut Kalla, ia menerima laporan pada 25 November ketika dana telah dikucurkan.

“Sejauh dari apa yang dijelaskan Menkeu, menurut beliau, tanggal 22 November dilaporkan kepada saya, tapi itu tidak benar. Yang saya tangkap, SMS (pesan singkat) itu laporan ke Presiden, tapi tembusan ke saya. Tapi saya tidak baca,” ujar Kalla menjawab pertanyaan anggota Pansus, Ahmad Muzani, saat diperiksa di Pansus Angket Kasus Bank Century, Kamis (14/1/2010) di Gedung DPR, Jakarta.

Ia menjelaskan, laporan diterimanya secara langsung dari Menkeu pada 25 November 2008 . “Beliau melaporkan, KSSK yang yang datang adalah Menkeu, Gubernur BI yang mengatakan telah memberikan bail out kepada Bank Century,” kata Ketua Palang Merah Indonesia ini.

Mendengar laporan tersebut, Kalla mengaku terkejut dan marah. Apalagi, dalam laporan yang diterimanya, Bank Century bermasalah karena adanya kesalahan manajemen oleh pemilik dan SSB bodong.

“Saya bilang, kenapa di- bail out , ini perampokan. Rampok kok dibantu. Tangkap orangnya! Jangan dikasihani, itu perintah saya,” kata Kalla.

Saat itu, ia mengatakan tak bisa berbuat apa-apa karena eksekusi pengucuran dana sudah terjadi. Namun, Kalla marah kepada Sri Mulyani. “Saya marah kenapa ini terjadi. Dia (Sri Mulyani) diam saja. Karena itu saya suruh tangkap Robert Tantular,” ujarnya.

-

Comments are closed.

Embed Plugin created by Jake Ruston.